TENTANG RASA KECEWA

Rabu, Oktober 08, 2014


Awalnya begitu antusias, tergambar selalu lewat mimpi… namun pada tiba hari itu, mimpi itu seakan memang pertanda. Kalau semua tak sejalan dengan harapan, bahkan doa pun belum mampu bertindak. Ketakutan dari sebuah mimpi semalam terjadi, yaitu dikecewakan. Entah siapa yang lebih merasa dikecewakan, namun kenyataan adanya memang sepahit itu.  Terbesit sebuah perasaan bersalah, namun harus siapa yang disalahkan? Mungkinkah diri sendiri yang sedari awal bersalah. Sungguh, perasaan bersalah ini baru pertama kali terasa yang seperti ini.
Rasanya seperti menaiki roller coaster, perasaan ini seakan naik turun. Ingin menangis karena sedih, merasa bersalah, juga kecewa. Namun terhalang tingkah dia. Tertutupi oleh tawa yang kencang. Padahal dalam hati juga menangis kencang. Ini bukan tentang perasaan kecewa karena dikhianati pacar. Sungguh, ini hanya kata yang mewakili perasaan kecewa dan sedih. Bukan, bukan tentang dia.

You Might Also Like

0 comments